Menjadi Pasien Prolanis itu “Gak Enak”

https://ahyu.site/menjadi-pasien-prolanis-itu-gak-enak/Aku tertarik mengikuti webinar bertajuk “Never fear cancer, heart Attack, Stroke and dibetes ever again”  pada selasa malam 27 Februari 2018 lalu yang diadakan oleh synergy  ini karena aku termasuk salah satu pasien “Prolanis (program pengelolaan penyakit Kronis). Yach… kalau tidak salah sudah sejak tahun 2003 aku mengalami Hipertensi, aku ingat sekali karena saat itulah pertama kali aku di rawat dirumah sakit karena thypus dan saat itulah pertama kali aku dinyatakan hipertensi, karena sebelumnya  aku darah rendah. Sejak itu aku selalu berada dalam kondisi hipertensi.

Tahun 2005 ada program cek kesehatan gratis yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN kedokteran UGM bekerjasama dengan puskesmas Mlati II. Saya termasuk salah satu yang ketiban sampur dijadikan sampling untuk survey kondisi kesehatan warga. Pemeriksaan dilakukan secara komplit, mulai dari test urin, dahak, cek darah dan pemeriksaan EEG yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut per orang. Ternyata aku dinyatakan hipertensi, Diabetes, Asam urat, kolesterol dan hipertrigliserid serta berpotensi menderita penyakit jantung.
Alamaaak…. Komplit abis deh, masih dikasih snack sama amplop. Alhamdulillah sich, sudah periksanya gratis, komplit, dapat snack dapat duit pula.

Hasil pemeriksaan dinyatakan aku positip menderita hipertensi, asam urat, kolestrol, hiper trigliseride yang berpotensi untuk mengalami stroke dan penyakit jantung sehingga aku  harus mengikuti program Prolanis guna pengobatan secara berkesinambungan. Menurut dokter akan ada suatu treatment khusus dan bersifat rutin untuk pasien prolanis, dan bisa dipastikan sepanjang hidupku akan ketergantungan pada obat.

Oh ….. My God……!!

Aku tak mau hal itu terjadi, aku tak mau hidupku harus berteman dengan obat.

Program Pemeriksaan kesehatan Gratis yang dilaksanakan para KKN UGM itu dilakukan dalam rangka mendapatkan data-data pasien penderita penyakit kronis pada  setiap kelurahan dalam rangka menekan jumlah angka kematian pada pasien penderita penyakit kronis, karena  ke empat penyakit tesebut banyak diderita dikenal sebagai “The Silent Killer” (pembunuh secara diam-diam).

Dan hidupku selanjutnya pun harus terpaksa diawali dengan obat. Walaupun aku tak ingin bersahabat dengan obat tapi bahasa tubuhku membutuhkan obat agar bisa tetap melakukan aktifitas secara normal.

Dahulu….. Aku sering sekali mengalami mimisan karena tensi yang sedang meningkat. serta mudah sekali  terpancing emosi, dan bila emosi sudah menguasai, maka aku akan langsung meledak tak bisa dicegah bahkan sampai gemeteran… solusinya adalah tidur karena kalau sudah begitu tengkuk rasanya berat, kepala “kliyengan“, tangan mengalami tremor dan terasa lemah tak bertenaga. Jadi tidur atau terpaksa ditidurkan dengan obat adalah jalan yang terbaik.

Aku tak mau hal ini terjadi terus menerus dalam hidupku. Kalau periksa ke dokter sich… katanya penderita hipertensi dan Diabetes apalagi bila ada faktor keturunan yha .. harus rutin mengkonsumsi obat.

Di Dalam hatiku berkata ” AKU MAU SEHAT tetapi AKU TAK MAU OBAT

Motto inilah yang membuat aku berburu pengobatan secara herbal dengan bahan alami, herbal dalam bentuk kapsul dan serbuk, ataupun mencoba berbagai cara pengobatan alternatif yang lain. Asal BUKAN OBAT.

Kemana-mana aku membawa obat resep dokter tapi jarang ku minum. Minum obat dan periksa ke dokter hanya kulakukan bilamana keadaan sudah mendesak saja, bila kondisi badan sudah amat sangat tidak nyaman. Bila sudah terasa ngilu pada kaki, atau tremor pada tangan.
Padahal seharusnya gak boleh gitu yha…
Karena siapa tahu klo… tiba-tiba…. klo… gak sempat….
Aiiih kok mikirnya yang “mboten-mboten”…. lebih baik mikir yang “indah-indah” saja.

Hal inilah yang melatar belakangi aku menjadi tertarik ikut seminar kesehatan via webinar mengenai penyakit kronis yang temanya sungguh membuat penasaran “Never Fear cancer, Hearth Attack, Stroke and Diabetes ever Again”, Jangan pernah takut lagi terhadap kanker serangan jantung, stroke dan diabetes lagi. Pingin tahu… apa sich rahasianya melawan si Silent Killer tersebut.

https://ahyu.site/menjadi-pasien-prolanis-itu-gak-enak/

Alhamdulillah jadi nambah wawasan  dan minimal  mengenali sebab musabab terjadinya penyakit kronis dan cara pencegahannya, 

Sebab terjadinya penyakit hanya ada satu yaitu karena terjadi mall fuction cell dalam tubuh sehingga mengganggu kerja organ tubuh yang lain.

Sedangkan pengobatannya juga cukup mudah yaitu :

  1. Memberi asupan Nutrisi yang cukup untuk tubuh dan
  2. Membersihkan racun yang ada di dalam tubuh dengan program detox.

Setelah mengikuti webinar rasanya hati menjadi “Plong”, ternyata ada peluang untuk kembali menjadi sehat secara maksimal walaupun sudah tidak mungkin lagi kembali sehat secara total seperti sebelum mengalami penyakit kronis tersebut.

Esoknya tak ragu lagi untuk kontrol kesehatan dan melakukan cek darah, diberi obat juga sich. tapi aku ingin mencoba program smart detox. Aku ingin membuktikan bahwa seorang penderita penyakit kronis itu sekarang ini tak perlu lagi punya ketergantungan pada obat seperti Judul seminar “Never Fear cancer, heart Attack, Stroke and Diabetes ever Again”

Semoga……!!
Mohon doanya yha….!!
Mohon sebar luaskan info ini bila dirasa pantas untuk diketahui orang lain.

Baca juga

 

 

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.