a Week In Semarang

Tugas luar dari kantor itu adalah sebuah hal yang biasa, tetapi “momentnya adalah sebuah hal yang istimewa. Alhamdulillah kali ini saya bersama teman-teman mendapat tugas lagi dari kantor untuk ke semarang (tugasnya gak usah disebutin yach) yang pasti kita ber-28  orang berangkat bersama-sama pukul 11.00 WIB  dari Yogyakarta menuju Semarang dengan lima mobil.

Kami mampir ishoma dulu di rumah makan Tapak Bimo yang terletak di kanan jalan seputaran ringroad ambarawa sebelum memasuki Tol Bawen-Semarang.

Rumah makan prasmanan tersebut kita pilih karena mempunyai beragam menu pilihan yang bisa dipilih sesuai dengan selera masing-masing dan harganyapun cukup terjangkau untuk kantong menengah, atau tanggal tua.

Setelah ke Udinus tempat kita bertugas dan memastikan semua persiapan dalam kondisi ok. Kita langsung checkin  di Hotel dafam yang lokasinya tidak jauh dari Udinus. Hotelnya sudah di booking sebanyak 19 kamar. Kebetulan saya mendapat kamar nomor 512 yang letaknya di lantai 5.

Hotelnya lumayan juga lho, bersih dan nyaman, dan fasilitas yang diberikan lumayang komplit.

Yuk tengok  kamarku.

Suasana cukup romantis, tidak ada lampu besar tapi pencahayaan la cukup memadai karena ada lampu meja bila akan bekerja dengan laptop di meja, atau buka laptop  di tempat tidur sambil bersandar santai sembari nonton TV. It’s Ok.

Dalam kamar sudah tersedia 2 buah air mineral dengan teh gopek, creamer, copy dan gula masing-masing 2 sachet. kamar dilengkapi dengan teko pemanas dan kulkas.

Yang Istimewa itu….Selain itu ada petunjuk arah kiblat, ternyata di dalam laci meja sudah tersedia Alqur’an berukuran medium.

Begitu membuka kamar ada almari kaca dengan pintu geser yang berhadapan dengankamar mandi.

Almarinya terdiri dari almari gantung dan rak atas untuk meletakkan pakaian lipat, di dalam lemari tersedia dua pasang sandal hotel. Save deposit box dan dua buah rak untuk menyimpan pernik-pernik kecil.

Area kamar mandi tidak begitu luas, namun fasilitasnya  cukup komplit karena dilengkapi dengan hairdyer dan shower bathroom dengan pembatas kaca.

Malamnya kita bareng-bareng makan di bakmi jawa Doel Noemani yang lokasinya tidak jauh dari hotel.

Kalau rasa masakannya sich standar saja, porsinya juga gak terlalu banyak, tetapi yang istimewa adalah sate nya, apalagi sate yang ada uritannya. Pokoknya Ciamik deh.

Selepas makan malam, kita balik lagi ke hotel untuk beristirahat dan persiapan tugas esok hari dimana kita sudah harus ready jam 6.00 pagi di Lobby hotel.

Oke teman-teman, sekian dulu yach… kisah hari pertama saya di semarang.
Sampai jumpa lagi.
bye bye….

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.